Total Tayangan Halaman

Tampilkan postingan dengan label KISAH INSPIRATIF: Kisah-Kisah Yang Mengutkan & Meneguhkan.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KISAH INSPIRATIF: Kisah-Kisah Yang Mengutkan & Meneguhkan.. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Maret 2021

MEMBERI UNTUK MENDAPAT || Kisah Inspiratif || Belajar Dari Sekitar

Seorang pemilik toko pakan ternak Ikan Nila tiba-tiba saja mengalami penurunan pembeli secara tiba-tiba. semakin hari semakin sedikit saja orang yang datang berkunjung ke tokonya untuk membeli pakan Ikan Nila. Awalnya pemilik toko pakan ini bisa menghasilkan pendapatan rata-rata Rp. 500.000 per harinya dan hampir Rp. 15 juta per bulannya. Tetapi saat inijangankan per hari, perbulan saja dia kadang hanya mendapat laba bersih hanya Rp. 500.000. 

    Hampir putus asa, pemilik toko itu kemudian mempunyai ide yang sangat gila. dia kemudian membuka tabungannya dan membeli bibit anak Ikan Nila yang lumayan banyak dengan total 50 juta. Tentu banyak orang bahkan tetangganya menganggap pemilik toko itu sudah gila. karena mana mungkin pria itu bisa menjual bibit anak Ikan Nila sebanyak itu, sementara pakan Ikan Nilanya saja tidak laku ia jual. Namun orang banyak semakin heran karena ternyata pemilik toko itu tidak menjual anak Ikan Nila itu, tetapi malah membagi-bagikan anak ikan NIla itu 10 ekor setiap datang berkunjung ke tokonya untuk membeli Pakan Ikan Nila. Akhirnya banyak orang bahkan tetangganya sendiri menganggapnya sudah tidak waras lagi, sebab manamungkin seorang pebisnis melakukan hal-hal konyol seperti itu, apa untungnya? tokonya kan hampir bangkrut? Bahkan karyawannya juga sudah mulai khawatir, bagaimana nanti bos nya membayar gaji mereka.

    Tetapi apa yang terjadi, ternyata banyak orang malah datang berlomba untuk membeli pakan ke toko itu untuk selanjutnya akan mendapatkan bibit anak Ikan Nila. Bulan berganti bulan setelah anak Ikan Nila itu habis dibagi, para pengunjung malah selalu datang berkunjung dan memadati toko pakan tersebut. Untuk apa? tentu untuk membeli pakan anak Ikan Nila yang telah mereka dapatkan dari pemilik toko itu. Begitulah selanjutnya toko itu semakin berkembang dan kembali mendapatkan hasil penjualan yang jauh dari sebelumnya.

    Terkadang ketakutan akan kehilangan dan kerugian membuat kita dipenuhi tembok kesediahan dan kekesalan yang besar, hingga jalan kita tertutup oleh banyaknya tekanan yang kita rasakan. membuat seakan-akan jalan sudah buntu disebabkan tembok keputusasaan yang kita ciptakan sudah menjulang tinggi diha dapa kita. 

"Ada kalanya kita harus mencoba hal-hal yang baru, bukti bahwa kita tidak mudah dikalahkan kegagalan dan gampang menyerah, karena kita percaya TUHAN akan memberi kita kekuatan sejauh kita memohon kepada TUHAN agar diberi kekuatan mencari terobosan-terobosan baru dalam hidup kita".

Senin, 14 September 2020

KISAH INSPIRATIF: Mengapa Kita Selalu Mengeluh? || Kisah Tikus Pengecut || Belajar Dari Alam (Seri Ke - 3)








Kisah Seekor Tikus

Seekor Tikus merasa hidupnya sangat tertekan karena takut pada Kucing, sehingga dia meras hidupnya hanya dipenuhi rasa takut setiap waktu.

Kemudian Tikus itu menjumpai penyihir, agar penyihir itu merubahnya menjadi seekor Kucing, lalu penyihir itupun merubah Tikus itu menjadi seekor Kucing.

Namun setelah menjadi kucing, kini dia memiliki ketakutan baru, yaitu takut pada Anjing, kalau-kalau Anjing akan memperlalkukan dia layaknya seekor Tikus. Lalu dia menjumpai penyihir, untuk merubahnya menjadi seekor Anjing.

Kemudian tidak lama setelah menjadi seekor Anjing, dia masih juga dipenuhi ketakutan yang baru lagi, yaitu takut kepada Singa, jangan-jangan nanti hidupnya hanya jadi santapan Singa. Sehingga dia kembali menjumpai penyihir agar merubahnya menjadi seekor Singa.

Belum lama menjadi Singa, kini dia kembali dihantui ketakutan lagi, jangan-jangan pemburu akan mengintainya dari rerumputan dengan senapan mematikan. Kemudian dengan rasa takutnya, dia kembali menjumpai penyihir agar merubahnya menjadi seorang pemburu.

Tetapi menjadi Pemburupun tetap juga membuat dirinya ketakutan, kalau-kalau nanti ada ular mematoknya dan mati tanpa ada yang bisa membantu di tengah hutan saat berburu. Kemudian dia meminta penyihir merubahnya mejadi Ular.

Menjadi Ularpun tetap membuat dia ketakutan kalau-kalau nanti ada Elang yang memakannya. Dengan dihantui banyak rasa ketakutan, kembali dia menjumpai penyihir dan meminta merubahnya menjadi seekor Elang.

Kali ini penyihir menolak dan berkata: “Selama kau masih ber hati Tikus, tidak perduli kau berubah jadi bentuk apapun, kau tetaplah seekor Tikus pengecut.”

Sepanjang mental kita adalah mental pecundang dan selalu dipenuhi keluhan setiap waktu, apapun keadaan kita, baik senang atau susah, kaya atau miskin, kuat atau lemah, sakit atau sehat, bugar atau melarat, bahkan sedang dipenuhi banyak makanan atau tidak ada makanan sama sekali, Kita akan tetap jadi seorang pecundang dan tukang mengeluh.

Lalu apa yang harus kita lakukan? Rasul Paulus berpesan di Filipi 4:4 “Bersukacitalah senantiasa, sekali lagi kukatakan, bersukacitalah”. Itulah hidup seorang pejuang, tidak perduli Paulus sedang di bungkam di balik tembok Penjara atau bahkan saat dia masih bebas memberitakan Injil, hidupnya selalu dipenuhi rasa syukur yang membuat dia selalu bersukacita.

Lalu bagaimana dengan kita? Iya, kita sedang terpenjara, tidak bebas melakukan apapun, bahkan terkesan dibatasi karena ancaman Virus Corona yang siap mengintai kita dimanapun dan kapanpun, lalu anda mengeluh? Menyalahkan pemerintah? Menyalahkan presiden? Menyalahkan Cina atau Amerika? Atau mungkin anda megnatakan ini hukuman Tuhan? Hahaha…. Percayalah, anda seorang pecundang. Ada atau tidak ada Virus, saya percaya anda tetap akan menyalahkan siapapun. Sepanjang rasa syukur hilang dari hidupmu, sukacitamu akan berubah jadi keluhan dan sifat menyalahkan.


---------------------------------------
Telah Diterbitkan Dalam Versi Youtube:  
https://www.youtube.com/watch?v=IDCIInADoMw&t=25s
--------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------
Kunjungi Youtube Kami: 
https://www.youtube.com/channel/UCvMbeuun1qFPhmgZKH4Gwkw

#janganlupaBahagia
Tuhan Melimpahi...